CIA Buka Lowongan Kerja, Cari Pegawai dari Latar Belakang Beragam

BNOW ~ Badan Intelijen Amerika Serikat atau CIA membuka lowongan kerja untuk mencari pegawai dari latar belakang beragam yang mencerminkan demografi nasional negara tersebut.

Lewat website yang diluncurkan pada Senin lalu, agensi tiga huruf itu berharap bakal menemukan kandidat yang berasal dari semua lapisan masyarakat.

“Pekerjaan di sini lebih dari sekadar pekerjaan, ini adalah karier dan gaya hidup. Tim yang beragam melayani di garis depan lanskap global yang terus berubah dengan satu tujuan bersama: untuk menjaga keamanan negara kita. Ketika Anda menjadi bagian dari badan intelijen utama bangsa, peluang Anda untuk berkembang tidak terbatas. Warisan kami adalah warisan Anda,” tulis CIA di situsnya itu.

Dilansir Daily Mail, kebiasaan selama ini, staf CIA diisi oleh kalangan berpendidikan tinggi. Rata-rata para pria kulit putih lulusan kampus-kampus elit ternama di Amerika yang kerap disebut “Ivy League”.

Sejak 2018, di tangan direkturnya yang baru, Gina Haspel, CIA memang telah mengubah kebiasaan lama itu. Kini, pelamar dengan ijazah sekolah menengah juga diterima.

Selain itu, lima jabatan penting di CIA sekarang dijabat oleh perempuan. Di antaranya direktorat sains dan teknologi, operasi, dan inovasi digital.

Namun, perempuan masih tetap minoritas. Hanya 39 persen dibandingkan 61 persen laki-laki. Sementara minoritas di luar kulit putih, hanya seperempat saja dari staf CIA.

Melalui website tersebut, CIA menawarkan beberapa posisi lengkap dengan gaji awal dan persyaratan, serta proses lamaran yang efisien.

“Kami telah menempuh perjalanan panjang sejak saya melamar hanya dengan mengirimkan surat bertanda ‘CIA, Washington, DC’,” ujar Haspel yang bergabung dengan CIA sejak 1985.

Dia berharap lowongan yang dibuka di situs web baru itu menarik minat orang Amerika yang berbakat.

Prioritas Perekrutan

Haspel telah memprioritaskan perekrutan sejak dia menjadi direktur wanita pertama CIA pada Mei 2018.

Sejak itu, CIA mulai beriklan di layanan streaming, meluncurkan akun Instagram dan ‘situs onion’, fitur yang membuat penyedia informasi dan orang yang mengakses informasi lebih sulit dilacak.

Tahun lalu, CIA menunjuk perempuan Hispanik, Ilka Rodriguez-Diaz sebagai salah satu eksekutif. Diaz bergabung dengan CIA lebih dari tiga dekade lalu.

“CIA [awalnya] tidak pernah ada di radar saya,” tulisnya dalam op-ed di The Miami Herald.

“Saya rasa profil saya tidak cocok. Lagipula, mata-mata yang saya lihat di tivi lelaki dari Anglo-Saxon Ivy, bukan orang Latin dari New Jersey.”

Namun, ketika ibunya mengatakan “no pierdes nada con ir” atau “apa ruginya”, Diaz pun pergi ke bursa kerja CIA di New Jersey.

“Sisanya, seperti kata mereka, adalah sejarah.”

Pada 2019, etnis minoritas terbesar di semua badan intelijen, termasuk CIA, adalah orang kulit hitam atau Afrika-Amerika sebanyak 12 persen. Diikuti Hispanik tujuh persen dan Asia empat persen.

Adapun penyandang disabilitas mewakili 11,5 persen dari angkatan kerja di semua badan intelijen Amerika Serikat.

Jadi, Apa Syaratnya?

Menurut situs CIA, semua pelamar merupakan warga negara Amerika Serikat. Warga Amerika yang berstatus kewarganegaraan ganda juga boleh.

“Jika Anda sedang dalam proses menjadi warga negara Amerika Serikat, Anda dapat melamar segera setelah Anda mendapatkan kewarganegaraan, tetapi tidak sebelumnya. Kami tidak membantu individu mengajukan kewarganegaraan Amerika Serikat,” tulis CIA.

Apakah para agen ganda boleh melamarnya? CIA tak memperjelas soal itu.

Syarat lain, berusia minimal 18 tahun dan bersedia pindah ke area Washington, DC.

Selain itu mampu menyelesaikan evaluasi keamanan dan medis. “Karena pekerjaan kami bersifat rahasia, semua pelamar CIA harus melalui proses izin keamanan yang komprehensif.”

CIA hanya menerima lamaran kerja online melalui Career Application Center resmi mereka. Pelamar harus secara fisik berada di Amerika Serikat atau wilayahnya saat melamar.

“Meskipun Anda mungkin bepergian ke luar negeri untuk jangka waktu singkat selama proses perekrutan, jangan hubungi kami saat Anda secara fisik berada di luar Amerika Serikat atau wilayahnya, termasuk [menghubungi] melalui surat salinan cetak, telepon, email, atau internet. Ini untuk keselamatan dan keamanan Anda,” tulis CIA.

Lowongan kerja yang dibuka CIA banyak sekali. Misalnya, Teknisi IT, Digital Forensik, Petugas Keamanan, Petugas Kontrak, Layananan Pelanggan, Spesialis Pendidikan dan Pelatihan, Petugas Operasi Paramiliter, dan lain sebagainya.

Gaji awal yang ditawarkan untuk setiap pekerjaan tentu berbeda. Paling rendah di kisaran USD 48.670 hingga USD 59,534. Sementara paling tinggi di kisaran USD 170,000. Tinggal dirupiahkan saja. Ya, ada yang nyampe satu miliarlah. Gimana, tertarik, Bree?

Terkini

WhatsApp Bantah Rumor Negatif Terkait Kebijakan Privasi Pengguna

Terkait lokasi pengguna, WhatsApp mengaku tidak dapat melihatnya, begitu juga dengan Facebook.

Israel Kebut Bangun Ratusan Rumah untuk Pemukim Ilegal Yahudi

Meningkatnya populasi pemukim ilegal Israel yang mendekati 500 ribu di Tepi Barat, telah menyulitkan Palestina untuk meraih kemerdekaan.

Twitter Hapus Postingan Kedubes China yang Menghina Muslim Uighur

Penyebutan wanita Muslim Uighur "tidak lagi menjadi mesin pembuat bayi" jelas sangat melecehkan.

Arnold Schwarzenegger: Donald Trump Presiden Terburuk Amerika Serikat

Dia bahkan membandingkan serangan itu dengan peristiwa pembantaian kaum Yahudi oleh Nazi Jerman, yang kerap disebut "Kristallnacht" atau "Malam Kaca Pecah".

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here