Dikabarkan ‘Mati’, Supreme Leader Korea Utara Unjuk Diri

BNOW ~ Setelah menghilang dari publik hampir 20 hari, pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un akhirnya menampakkan diri.

Kim terlihat menghadiri peresmian sebuah pabrik pupuk fosfat di Sunchon, utara Pyongyang, pada Jumat, 1 Mei 2020.

Kantor berita milik pemerintah Korea Utara, KCNA (Korean Central News Agency) mempublikasikan foto-foto yang menunjukkan Kim ada di acara tersebut.

Foto-foto tersebut juga diterbitkan di koran Rodung Sinmun, koran resmi Partai Buruh, dan kantor berita Korea Selatan, Yonhap.

KNCA memajang foto Kim yang sedang memotong pita saat peresmian pabrik.

Di dalam foto itu Kim tampak mengenakan setelan gelap ala Mao; busana ciri khasnya. Dia berbicara dengan para pejabat senior Korea Utara dengan senyum di wajahnya dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit.

Adik perempuannya, Kim Yo Jong, ikut hadir ke persemian tersebut.

KCNA menuliskan, setelah pita dipotong semua orang bersorak-sorai untuk mengelu-elukan sang supreme leader yang telah membawa perubahan baru dalam pengembangan industri pupuk berbasis Juche.

Juche (berdikari) merupakan ideologi resmi Korea Utara diciptakan oleh Kim Il Sung, Kakek Kim Jong Un, yang juga pendiri Korea Utara. Aslinya, ideologi ini diadopsi dari Marxisme–Leninisme dan diberi ciri khas Korea Utara.

Diyakini Telah Mati

Desas-desus tentang kesehatan Kim Jong Un muncul ketika dia absen saat ulang tahun ke-108 Kim Il Sung, pada 15 April. Kondisi kesehatannya dikabarkan memburuk setelah menjalani operasi.

Ji Seong Ho, seorang pembelot Korea Utara yang kini menjadi legislator di Korea Selatan, bahkan “99 persen” yakin Kim Jong Un sudah mati.

“Saya bertanya-tanya berapa lama dia bisa bertahan setelah operasi kardiovaskular. Saya telah diberitahu bahwa Kim meninggal akhir pekan lalu,” ujar Ji.

“Tidak 100 persen pasti, tetapi saya dapat mengatakan kemungkinannya adalah 99 persen,” tambahnya.

Ji juga berspekulasi Korea Utara yang “diyakini bergulat dengan masalah suksesi yang rumit,” mungkin secara resmi akan mengumumkan berita tersebut akhir pekan ini.

Klaim ini agak meragukan karena Ji berbicara tanpa menyebutkan dari mana informasi tersebut dia peroleh.

Terlebih lagi, seorang pembantu utama presiden Korea Selatan menegaskan Kim, yang diyakini berusia 36 tahun, “hidup dan sehat.”

“Dia telah tinggal di Wonsan sejak 13 April,” ujar Chung-in Moon, penasihat kebijakan luar negeri Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, kepada Fox News. “Sejauh ini tidak ada gerakan mencurigakan yang terdeteksi.”

Terkini

Kasus Covid 19 di China Diduga Menyebar Sejak Awal Oktober

Para peneliti di Universitas Kent Inggris menduga virus yang menyebabkan penyakit covid 19 mulai menyebar di China sejak awal Oktober 2019.

Taliban Ambil Alih Wilayah Terpenting Afghanistan

Lusinan distrik jatuh ke tangan Taliban sejak 1 Mei ketika Amerika Serikat dan NATO menarik mundur pasukan terakhir mereka dari Afghanistan.

Inggris Tetapkan Jumlah Penonton Final Euro 2020 di Stadion Wembley

Keputusan penambahan kapasitas penonton di Wembley keluar setelah Perdana Menteri Italia meminta pertandingan final Euro 2020 dipindahkan.

Hacker Korea Utara Diduga Serang Institut Nuklir Korea Selatan

Sebelum menyerang KAERI, kelompok hacker Korea Utara Kimsuky diduga telah memasang malware dalam database dokumen Covid-19 Korea Selatan.

Related articles

1 Comment

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here