Kesehatan Kim Jong Un Memburuk Setelah Operasi

Padahal, empat hari sebelumnya batang hidung Tuan Kim tampak dalam sebuah pertemuan resmi pemerintah.

BNOW ~ Desas-desus beredar di kalangan intelijen Amerika Serikat yang selama ini getol memantau gerak-gerik pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un.

Baru-baru ini, Amerika memperhatikan dengan betul kesehatan Tuan Kim. Disebut-sebut, kondisi kesehatan Tuan Kim sedang buruk setelah beliau menjalani sebuah operasi.

Spekulasinya, Tuan Kim baru-baru ini melewatkan perayaan ulang tahun kakeknya, Kim Il Sung pada 15 April, yang merupakan hari libur terpenting di Korea Utara.

Padahal, empat hari sebelumnya batang hidung Tuan Kim tampak dalam sebuah pertemuan resmi pemerintah. Foto beliau tampak dalam sebuah media lokal.

Namun, seberapa parah kondisi kesehatan Tuan Kim belum diketahui pasti.

Seorang pejabat Amerika yang berceloteh kepada CNN mengungkapkan, Pemimpin Tertinggi Republik Demokratik Rakyat Korea yang juga sahabat baik Donal Trump yang terkenal dengan gaya rambut nyentrik seperti belahan pantat ini baru saja menjalani operasi kardiovaskular.

Setelah itu muncul sinyal dari kalangan intelijen yang menyebutkan kalau nasib pria 36 tahun itu dalam “bahaya besar”.

Apa sebab Tuan Kim dioperasi? Ternyata rumor dari orang Amerika menyebutkan kalau anak Kim Jong Il dari salah seorang istrinya yang bernama Ko Young Hee_artis penari etnis Korea kelahiran Jepang_terkenal sebagai perokok berat.

Tuan Kim juga disebut mengidap obesitas. Tidak hadirnya beliau ke perayaan 15 April, kemungkinan besar Tuan Kim masih dirawat di rumah sakit.

“Tapi, selama bertahun-tahun, ada sejumlah rumor kesehatan palsu tentang Kim Jong-un atau ayahnya. Kita harus menunggu dan melihat,” ujar Bruce Klingner, peneliti senior di Heritage Foundation dengan bijaknya.

Maklumlah, Pak Bruce ini juga mantan wakil kepala divisi CIA untuk Korea Utara. CIA dikenal sebagai organisasi intelijen kelas wahid. Artinya, pendapat mereka tak bisa diabaikan. Karena salah satu motto mereka adalah: We Shall Reap What Ye Have Sown.

Misteri Bagi Kawan dan Lawan

Kesehatan Tuan Kim sejatinya sebuah misteri baik lawan maupun kawan. Tentu tidak lain karena Tuan Kim_seperti ayah dan kakeknya_telah lama menjadikan Korea Utara sebagai negara tertutup. Akibatnya, informasi tentang negara itu tidak banyak diketahui publik.

Jika kesehatannya membaik itu bisa saja akan menggembirakan kolega-koleganya seperti Iran dan China. Pabila buruk tentu akan menjadi berita gembira bagi rival-rivalnya seperti Amerika, dalam hal ini CIA.

Namun, sejauh ini jiran mereka Korea Selatan yang gencar memproduksi drakor yang juga teman baik Amerika, sepertinya main halus dengan situasi ini.

Kang Min-seok, juru bicara Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, mengatakan mereka belum mendeteksi aktivitas atau tanda-tanda yang tidak biasa dari Pyongyang tentang kesehatan Tuan Kim.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan dan Kementerian Pertahanan juga tidak memberikan komentar.

Pada 2008, Kim Jong Il absen saat perayaan ulang tahun ke-60 Korea Utara. Isu saat itu, kesehatannya memburuk. Setelah itu memang terungkap kalau Pak Jong mengalami stroke hingga died pada 2011.

Sementara pada 2014, Tuan Kim menghilang dari publik sebulan lebih, yang juga memicu spekulasi tentang kesehatannya.

Setelah muncul beberapa hari kemudian, Tuan Kim tampak mengenakan tongkat. Intelijen drakor Korea Selatan mengatakan Tuan Kim baru menyelesaikan operasi kista dari pergelangan kakinya.

Cepat sembuh Tuan Kim, biar bisa nonton drakor lagi.

BNOW Update

Netanyahu Diam-diam Bertemu Pangeran Saudi?

Saudi telah mengizinkan maskapai penerbangan Israel terbang melewati wilayah udaranya dengan tujuan ke Teluk dan Asia.

Badai Tropis Gati Hantam Somalia

Gati diperkirakan sanggup menurunkan curah hujan berintensitas dua tahun hanya dalam waktu dua hari ke depan.

Peneliti Temukan Sampah Mikroplastik Dekat Puncak Gunung Everest

Ilmuwan menduga, serat-serat tersebut kemungkinan besar berasal dari pakaian, tenda, dan tali yang digunakan oleh pendaki gunung.

Jerapah Putih Terakhir di Dunia Dipasangkan Alat Pelacak

Di Kenya, bisa jadi doanya bertambah: lindungilah satu-satunya jerapah putih jantan terakhir di dunia ini dari pemburu yang terkutuk.

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here